Agustina A. B.

FST – Farmasi Sains dan Teknologi

by on Sep.25, 2013, under Education

Disclaimer: tulisan ini dibuat oleh anak FST. Sangat mungkin bersifat subyektif.

Halo semua. Hari ini aku ingin berbagi sedikit cerita tentang FST (Farmasi Sains dan Teknologi). Mungkin belum terlalu banyak yang mengupas karena aku termasuk satu di antara sedikit anak FST angkatan pertama 😀

Di Fakultas Farmasi UGM, nggak ada pembagian jurusan untuk S1. Hanya ada satu prodi, yaitu ilmu farmasi. Sesuai kurikulum terbaru tahun 2011, pada awal semester 6 mahasiswa memilih satu diantara 4 minat, FST (Farmasi Sains dan Teknologi), FI (Farmasi Industri), FKK (Farmasi Klinik dan Komunitas), dan FBA (Farmasi Bahan Alam). Sebelum peminatan, diadakan semacam seminar berisi penjelasan tentang masing-masing peminatan, termasuk peluang kerjanya. Pemateri emang udah pengalaman di bidang-bidang tersebut: Pak Umar memaparkan materi tentang FST; Pak Marchaban FI; Pak Pram FBA; ibu apoteker dari Bethesda (lupa namanya) menjelaskan tentang FKK. Sebelum ikut seminar itu pilihanku: 1. FST 2. FI 3. FKK 4. FBA. Kalau udah berjiwa peneliti, penjelasan tentang FST pasti bikin kepincut. Sayangnya aku ga terlalu sih, alhasil galau pingiiiin banget milih FI. Kayaknya seru tuh kerja di industri, duitnya gede lagi. Tapi yang paling mengena tuh sebenernya penjelasan bu apoteker. Beliau bercerita tentang pengalaman menjadi apoteker di berbagai instalasi, yang paling serem di bagian gawat darurat. Yang berjiwa sosial tinggi, suka menolong orang, pasti manteb banget milih FKK. Seminar ini bukannya bikin manteb tapi malah bikin tambah galau. Asli.

And finally…. ranking minatku ga berubah. Hehehe. Aku lebih melihat kurikulum yang ditawarkan, ada di sini. Jadi, dari semester 1 sampai 5, mata kuliah yang diambil sama. Barulah setelah peminatan, di awal semester 6, mata kuliah yang diikuti sesuai minat. Tetapi perbedaan antar minat sebenarnya hanya 22 sks saja.

Untuk hasil peminatan, sudah bisa ditebak. FI paling banyak, 50 lebih. FKK juga 50 lebih, tapi kebanyakan cewek-cewek yang milih (ya iyalah). FBA 37 orang. FST, yang keliatannya horor, cuma 27 yang milih. Alhamdulillah lebih dari 20 😆

 

Kurikulum di FST

Alasanku masuk FST (selain karena namanya keren 8) ) sebenernya cuma karena aku suka analisis. Daaann, setelah masuk FST, ternyata cuma ada 2 mata kuliah berbau analisis: validasi metode dan elusidasi struktur. Validasi itupun tidak membahas cara-cara analisis, tetapi tentang membakukan metode. Elusidasi struktur? Awalnya akupun ga tau kalau itu termasuk analisis, baru setelah UAS dan ngobrol-ngobrol sama dosen baru ngeh eek

FST itu isinya full kimia. Pharmaceutical chemistry lebih tepatnya. Ada kimia analisis, organik, medisinal, dan biologi molekuler. Kebanyakan membahas tentang biologi molekuler (bioteknologi farmasi, kimia klinik dan bioanalisis, farmakogenomik dan farmakogenetik, terapi sel punca dan molekuler). Hampir 50 persenlah. So pasti, untuk seorang yang ga terlalu dapet feel sama biomol, seperti aku, tambah galau. Sampai-sampai nanyain temenku anak CCRC, gimana sih biar suka biomol? Untunglah aku sempet kenal seorang dosen yang ngasih wejangan, ilmu itu, selama kita tidak menolaknya, pasti bisa.

 

Sampai sekarang, alhamdulillah masih dan tambah enjoy di FST. Yang mungkin tahun ini atau tahun-tahun selanjutnya akan bingung mau milih apa, pilihlah sesuai minat kalian. Pingin kerja dimana, pingin jadi apa. Kalaupun bekerja tidak sesuai bidang, tidak masalah. Karena general pharmacy yang didapat selama 5 semester sudah cukup mencakup semua minat.

:, ,

8 comments for this entry:

Trackbacks / Pingbacks

Leave a Reply

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Visit our friends!

A few highly recommended friends...