Agustina A. B.

One Month One City – Canterbury

by on Apr.12, 2015, under Life Story

Sebenernya saya udah males jalan-jalan karena semua tempat mirip-mirip. Tapi gara-gara tugas essay 5000 kata yang super ngebosenin, jadilah saya pesan tiket ke Canterbury. Tumben-tumben beli tiket sehari sebelum berangkat.

Semua udah disiapin, Itinerary detail udah ada, bekal, air minum semua udah siap. Berangkat! Sampai di tengah perjalanan liat weather forecast, bakalan hujan di pagi hari. Harus ganti itinerary nih. Eh, malah ternyata kertasnya ga kebawa. Yang kebawa malah method ngelab, yaelah sepertinya saya dihantui penunggu lab :3

Kesan pertama: sepi bangeeett. Jarang nemu orang. Begitu ketemu, semuanya bule. Tujuan pertama Canterbury Cathedral. Jarang-jarang saya mau bayar untuk masuk ke tempat wisata, soalnya yang gratisan banyak. Tapi karena Canterbury kotanya kecil, yaudah deh mau ga mau ya kesitu. Ternyata cathedral-nya super gede. Ada tempat rahasia di bawah tanah juga. Ada tempat tinggal pengurus katedral di belakangnya. Jadi semacam kota kecil. Ga rugi bayar!

Habis itu: naik semacam perahu menyusuri sungai (semacem dulu di Cambridge). Kecil banget sih sungainya, tapi lumayan bersejarah. Katanya Canterbury dulu kota penting buat Roman, karena merupakan penghubung Dover (pantai selatan Inggris) dengan London (yang sejak jaman itu udah jadi kota penting). River boat sekitar 40 menit, lumayan lah.

Habis itu muter-muter city centre yang penuh tempat belanjaan. Menyusuri sungai, sekarang gantian jalan kaki. Kotanya super indah! Kecil tapi bagus dan tua. Sangat tua. Kemudian masuk ke Greyfriar Island (yang sama sekali bukan island) dan Greyfriar Garden. Truly beautiful! Perjalanan lanjut ke timur, ke Canterbury Norman Castle. Dibangun sekitar tahun 1000 setelah Masehi tapi keadaannya memprihatinkan, dalam artian tinggal puing-puing saja. Ceritanya pemerintah Inggris telat menyelamatkan aset bersejarahnya. Padahal kalau di Indonesia candi-candinya lebih tua dan lebih kokoh berdiri. Jadi bangga sama Indonesia. Hehe.

Karena sepertinya sudah mewakili semua sudut kota Canterbury, pulanglah saya ke London. Cukup 5 jam saja di Canterbury, but it’s worth to visit, worth every penny.

Nantikan jalan-jalan selanjutnya. Saya udah beli tiket nih. Maklum, ada ujian jadinya mau jalan-jalan tepat setelah ujian. Hehehe.

:

Leave a Reply

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!

Visit our friends!

A few highly recommended friends...